Penyakit TBC tulang memiliki nama lain yaitu, penyakit Pott. Penyakit tuberculosis tulang merupakan penyakit yang menyerang pada area luar organ paru-paru. Kemudian menyebabkan infeksi pada bagian tulang belakang. Tepatnya bagian toraks bawah serta bagian atas vertebra lumbais. Berdasarkan data yang diperoleh WHO tahun 2007, penderita penyakit tuberculosis tulang ada sebanyak seratus enam ribu orang. Data tersebut memberikan gambaran bahwa penyakit tuberculosis tulang merupakan penyakit yang berbahaya dan perlu diwaspadai sejak dini. Penyakit tuberculosis tulang memiliki gejala yang dapat dikenali secara jelas seperti berikut ini.


Gejala-gejala pada Penyakit Tuberculosis Tulang

Penyakit tuberculosis tulang memiliki gejala seperti penyakit umum. Namun, gejala ini lebih sering dirasakan dan berlangsung selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Mulai dari munculnya demam ketika Anda akan terserang flu, seperti itulah gejala awal pada penyakit tuberculosis tulang. Kemudian pada malam hari mulai muncul keringat yang berimbas pada turunnya berat badan. Penurunan berat badan juga dipengaruhi oleh nafsu makan yang berkurang atau disebut anoreksia akibat menderita tuberculosis tulang. Perhatikan pula pada postur badan Anda saat ini. Jika terasa kaku-kaku pada bagian tulang belakang, kemungkinan itu menjadi bagian dari gejala penyakit tuberculosis tulang. Seiring berjalannya waktu akan membawa gejala lain yang disebut kifosis. Kifosis adalah bungkuknya tulang belakang. Selain itu, tulang pada area punggung menjadi bengkak karena adanya bakteri yang menyerang pada tulang belakang. Hingga terjadinya gangguan pada sistem saraf.

Kenali Sebab Terjangkitnya Penyakit Tuberculosis Tulang

Bakteri Mycobacterium tuberculosis

Bakteri Mycobacterium tuberculosis merupakan penyebab dari penyakit tuberculosis tulang. Ini adalah jenis penyakit menular. Bakteri ini terbawa ketika si penderita tuberculosis tulang, mengalami batuk-batuk dan bersin. Air liur yang keluar dari batuk atau bersin dan terkena orang lain dapat menularkan bakteri penyebab tuberculosis tulang.

Buruknya Sanitasi Lingkungan

Jika sanitasi lingkungan di tempat Anda buruk, maka hal ini dapat memicu terjangkitnya penyakit TBC tulang. Buruknya sanitasi diakibatkan oleh kondisi lingkungan yang kotor sehingga penuh dengan kuman penyakit. Kondisi ini memudahkan bakteri Mycobacterium tuberculosis tumbuh dan menyebar kedalam tubuh manusia, terutama mereka yang memiliki sistem imun lemah.

Kurang Asupan Gizi

Asupan gizi yang kurang dapat menyebabkan sistem imun Anda menjadi lemah. Kurang asupan gizi membuat tubuh cepat merasa lelah dan kurang bersemangat. Sistem imun Anda pun menjadi tidak dapat bekerja secara optimal. Sehingga bagi Anda yang suka mengkonsumsi makanan dan minuman instan, sebaiknya Anda menghindarinya dan menggantinya dengan makanan yang lebih bergizi.

Terjangkit Penyakit HIV

Ketika seseorang sudah terjangkit penyakit HIV, maka dengan mudah pula penyakit tuberculosis menyerang tubuh Anda. Seseorang yang terjangkit penyakit HIV memiliki sistem imun lemah, sehingga bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menyerang dengan mudah.

Memiliki Riwayat Penyakit Turunan

Memiliki riwayat penyakit turunan membuat bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menyerang dengan lebih mudah. Riwayat penyakit keturunan yang dapat menyebabkan penyakit tuberculosis tulang antara lain diabetes, kolesterol, kanker, hingga ginjal.

Tipe Pengobatan pada Penderita Tuberculosis Tulang

Ada dua tipe pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penderita tuberculosis tulang. Kedua tipe ini harus dilakukan agar bakteri Mycobacterium tuberculosis efektif hilang dari dalam tubuh Anda. Tipe pengobatan pertama adalah dengan operasi. Operasi dilakukan dengan anjuran dokter. Kemudian barulah dilakukan tipe pengobatan kedua yaitu, dengan konsumsi antibiotik. Mengingat Anda perlu melakukan operasi untuk kesembuhan dari penyakit tuberculosis tulang ini, maka Anda juga perlu melakukan terapi. Terapi ini juga harus di bawah pengawasan dokter. Terapi yang dilakukan adalah terapi pada bagian tulang, agar tulang lebih fleksibel dan dapat mengatasi rasa nyeri.

Penyakit TBC tulang tidak boleh dianggap remeh. Sekalinya menderita penyakit ini, maka orang yang menderitanya pasti akan tersiksa. Terutama pada bagian tulang belakang. Jika gejala-gejala di atas dikenali sejak awal, maka masih ada harapan untuk disembuhkan. Namun, ketika gejala-gejala penyakit tuberculosis tulang terlambat dikenali, tentu dapat menyebabkan dampak penyakit lain. Jadi, jaga selalu kesehatan Anda agar terhindar dari penyakit tuberculosis tulang.