Sembelit atau konstipasi adalah kondisi yang dialami sebagian besar orang. Pada dasarnya sembelit berhubungan erat dengan pola hidup sehat seperti konsumsi makanan yang cukup serat, konsumsi air putih sesuai anjuran dokter dan juga berolahraga secara teratur. Sembelit juga dikaitkan dengan susah buang air besar atau tempo buang air besar yang tidak teratur.

Seringkali kita akan merasakan sangat ingin buang air besar, buru-buru lari ke toilet tapi sesampainya di kamar mandi, feses yang mengeras sulit keluar. Ini akan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa apalagi jika masalah ini terjadi pada si bayi atau anak-anak. Karena konstipasi berkepanjangan sangat berbahaya bagi kesehatan baik jangka pendek maupun panjang, maka sejak saat ini juga lengkapi referensi Anda mengenai konstipasi atau sembelit sehingga bisa menjadi tindakan antisipatif bagi Anda dan keluarga.

Definisi Sembelit

Sembelit atau konstipasi adalah kondisi dimana seseorang susah buang air besar atau buang air besar menjadi tidak lancar disebabkan karena feses telah mengeras. Adapun tempo normal BAB bagi orang dewasa adalah 3 kali dalam seminggu atau maksimal 3 hari sekali sedangkan untuk anak-anak maksimal 5 kali sehari. Pengidap konstipasi pada umumnya adalah wanita, utamanya wanita hamil dan yang sudah lanjut usia.

Penyebab Sembelit

Penyebab sembelit dikategorikan menjadi dua, yaitu faktor rutinitas sehari-hari dan juga faktor penyakit.

Penyebab sembelit yang berupa rutinitas sehari-hari

– Emosi yang tidak stabil, stres dan mengalami banyak tekanan.

– Pengaruh buruk obat-obatan medis maupun obat herbal.

– Adanya kelainan pada sistem dan juga anatomi tubuh seperti pencernaan, pengaruh hormon dan juga kondisi usus besar yang kurang elastic.

– Kurang berolahraga dan sedang diet

– Kurang makanan berserat dan juga supply vitamin utamanya vitamin C.

– Kebiasaan menunda-nunda buang air besar dalam waktu yang lama. Akibatnya cukup fatal sebab feses akan mengeras dan menjadi sarang bakteri dalam tubuh.

– Jumlah eletrolit yang tidak seimbang.

– Pregnancy atau kehamilan

– Salah mengkonsumsi obat-obatan.

Penyebab sembelit karena penyakit

Beberapa jenis penyakit yang sangat mungkin menyebabkan terjadinya sembelit atau konstipasi adalah:

– Terjadinya penyumbatan pada daerah rectum.

– Adanya kanker rektum, kanker usus besar atau kanker perut yang memberi tekanan pada usus besar.

– Adanya fisura ani dan obstruksi usus.

– Terjadinya penyempitan usus besar atau yang biasa disebut dengan striktura.

– Rektokel

– Parkinson

– Cedera tulang bagian belakang

– Neuropati otonom dan Multiple sclerosis

Selain itu, adapula penyakit yang mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh dan berdampak pada susahnya buang air besar yaitu:

– diabetes

– hypothyroidism

– hiperparatiroidisme

Gejala Sembelit

Pada orang dewasa, gejala sembelit yang mudah ditemui adalah perut kembung, sebah dan sakit. Terasa ada sesuatu yang menyumbat di bagian perut, sakit saat buang air besar, dan berdarah. Sedangkan pada bayi, biasanya sembelit akan ditandai dengan tangisan yang sangat keras, mengarahkan kaki ke arah perut, melengkungkan punggung saat sedang BAB seperti sedang menahan sesuatu yang sangat menyakitkan.

Mengatasi masalah sembelit sesegara mungkin adalah langkah terbaik untuk mencegah buruknya akibat konstipasi yang akan menyebabkan berbagai komplikasi penyakit berbahaya seperti berikut ini.

– Wasir atau ambien yang ditandai dengan pelebaran pembuluh vena di daerah sekitar anus.

– Anal fissure atau robeknya anus karena feses yang keras akan melukai bibir anus.

Fecal Impaction dimana feses yang keras tidak bisa dikeluarkan dengan proses buang air besar seperti biasa.

– Rektum Prolaps dimana bagian lebih dalam dari anus akan menonjol keluar.

Cara mengatasi sembelit

Merubah gaya hidup

Ya, karena pada dasarnya sembelit adalah penyakit karena gaya hidup yang kurang sehat seperti tidak pernah olahraga ataupun kurang konsumsi makanan berserat, maka merubah gaya hidup menjadi lebih baik adalah solusi utama yang harus dilakukan.

Olahraga rutin setiap hari

Pada dasarnya, olahraga secara rutin tiap hari akan menguatkan otot-otot tubuh termasuk yang ada di bagian usus sehingga membantu konstraksi otot saat buang air besar.

Meningkatkan asupan serat bagi tubuh

Serat yang dikonsumsi tubuh akan memperlunak feses sehingga feses akan lebih mudah keluar.

Jangan menunda buang air besar (BAB)

Menunda buang air besar akan mengakumulasi jumlag feses dalam tubuh dan merupakan sarang bakteri penyebab penyakit.