Bayi sering kentut-kentut atau buang angin merupakan salah satu proses alamiah yang dialami oleh tubuh, dan hal ini juga dialami oleh bayi. Kentut atau buang angin pada bayi bisa membuat kondisi yang tidak nyaman. Dan hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor yang berbeda. Kentut atau buang angin pada bayi yang baru lahir maupun bayi yang usianya dibawah satu tahun merupakan gejala yang umum, setiap ibu tentunya pernah mengalami hal ini selama masa pertumbuhan sang anak. Menurut ahli laktasi, pada awalnya kentut dihasilkan oleh bayi ketika baru lahir. Bayi menghasilkan gas di dalam proses pencernaan nya, dan disebabkan oleh komponen susu yang sedemikian rupa. Sehingga membuat bayi lebih rentan mengalami kondisi permasalahan gas daripada yang lainnya.

Penyebab Bayi Sering Kentut

Masalah bayi sering kentut bisa saja terjadi karena beberapa faktor. Akan tetapi gejala utama yang dapat menjadi penyebab adalah sebab sistem pencernaan bayi yang masih belum dapat bekerja secara tepat. Dalam usia kurang dari 4 bulan, sistem pencernaan bayi masih dalam tahap penyesuaian terhadap lingkungan yang baru tentunya. Bayi sering kentut sebenarnya bukan merupakan hal yang fatal, namun ketidaknyamanan sang bayi membuat ibu sesegera mungkin untuk bisa mengatasinya. Oleh sebab itu, sebaiknya ibu mengetahui terlebih dahulu penyebab bayi sering kentut agar bisa mengatasi nantinya. Berikut adalah beberapa penyebab yang mungkin menyebabkan bayi sering kentut:

Belum Sempurnanya Pencernaan

Pada saat bayi mendapatkan ASI, kandungan karbohidrat atau laktosa dapat mempengaruhi sistem pencernaan pada bayi yang sistem pencernaan nya masih belum bisa bekerja secara sempurna, sehingga penguraian karbohidrat atau laktosa juga terpengaruh dan turun ke usus besar hingga mikroorganisme fermentasi di dalamnya.

Saat Menyusu

Pada saat bayi menyusu, gelembung dan gas udara bisa juga ikut masuk kedalam saluran pencernaan, karena menghisap susu atau dot susu.

Pola Makan Sang Ibu

Pola makan sang ibu pun ikut andil dalam penyebab bayi sering kentut. Ibu yang banyak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gas yang tinggi, misalnya saja kol, kacang-kacangan, serta makanan olahan dari susu, akan memiliki risiko dalam mengembangkan pada ASI yang nantinya juga akan berdampak pada bayi.

Mengatasi Bayi Sering Kentut

Bayi sering kentut bukan menjadi sebuah tanda bahaya untuk kesehatan sang bayi. Akan tetapi pencegahan dan cara mengatasi bukanlah hal yang tidak perlu dilakukan. Supaya bayi lebih merasa nyaman pada saat beristirahat maupun bermain, akan lebih baik jika orang tua atau pengasuh juga mengatasi bayi yang sering kentut. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bayi sering kentut

Memperhatikan Ukuran Dot

Untuk bayi yang minum susu dengan menggunakan botol susu, sebaiknya ukuran dot harus tepat. Apabila ukuran dot lebih besar maka bayi akan lebih cepat meminum susunya, sedangkan jika ukuran dot lebih kecil maka akan membuat bayi lebih banyak menghirup udara dan menyebabkan
lebih banyak gas masuk ke dalam sistem pencernaan sang bayi.

Menggunakan Minyak Telon

Cara mengatasi bayi yang sering kentut juga bisa dengan mengoleskan minyak telon ke area perutnya. Hal ini dilakukan untuk merangsang keluarnya gas pada usus yang bayi. Terlalu banyaknya gas yang ada pada perut bayi akan membuat bayi lebih rewel dan merasa tidak nyaman. Agar gas dalam usus bayi cepat keluar, maka akan lebih baik jika pada saat membalurkan minyak telon kepada bayi diikuti dengan pijatan-pijatan kecil.

Menepuk Punggung Bayi

Untuk mengatasi bayi sering kentut juga bisa dengan menepuk punggung si bayi secara berkala, dari setiap 3 hingga 5 menit, hal ini dapat mengurangi akumulasi gas pada saluran pencernaan bayi.

Intoleransi Makanan

Untuk bayi yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI, maka kemungkinan penyebabnya adalah karena intoleransi makanan. Sebaiknya anda harus lebih berhati – hati dalam memilih makanan untuk bayi dan pola makan sang bayi harus lebih diperhatikan.

Dengan mengikuti perawatan bayi yang benar dan tepat tentunya anda akan dapat mengatasi bayi sering kentut, dan juga perlu diperhatikan terlebih dahulu penyebabnya agar dapat dengan mudah mengatasinya.