Kanker tulang belakang termasuk salah satu jenis penyakit kanker yang menyerang bagian tulang belakang. Kanker ini bisa membahayakan nyawa pasien penderitanya. Secara umum, ada dua kategori kanker yang berhubungan dengan tulang belakang, yaitu:

kanker-tulang-belakang

a. Kanker primer, apabila ada sel tulang belakang yang tumbuh secara abnormal di dalam tulang belakang.

b. Kanker sekunder, apabila sel kanker tumbuh dari bagian lain yang kemudian menjalar ke area tulang belakang.

Dalam perkembangannya, kanker tulang sendiri dibagi kedalam tiga jenis, antara lain:

Chondrosarcoma

Kanker tulang jenis ini terjadi apabila ada sel dalam tulang rawan yang tumbuh secara abnormal dan menyebabkan perkembangan keseimbangan tulang terhambat. Umumnya jaringan tulang yang terserang penyakit ini adalah jaringan tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang paha.

Ewing’s sarcoma

Kanker tulang jenis ini umumnya banyak diidap remaja usia 14-17 tahun dan kanker ini menimpa jaringan saraf yang belum matang di area sumsum tulang belakang. Gejala yang ditunjukkan masing-masing pasien untuk kanker jenis ini umumnya bergantung dari daya tahan pasien.

Osteosarcoma

Kanker yang satu ini menimpa jaringan tulang osteoblas dan umumnya penyakit ini menimpa pasien yang berusia 25 tahun keatas dengan beberapa gejala yang berbeda antar orang satu dengan lainnya.

Gejala penyakit Kanker Tulang Belakang

Ada banyak gejala yang akan dirasakan saat seseorang didiagnosis menderita kanker tulang belakang, diantaranya:

Nyeri dan demam

Reaksi peradangan yang terjadi umumnya adalah nyeri dan demam. Untuk gejala nyeri, adakalanya rasa nyeri yang dirasakan terasa berulang dan makin parah saat malam hari. Sedangkan untuk gejala demam yang menyertai nyeri, tidak semua pasien akan merasakannya, tergantung daya tahan tubuh pasien yang bersangkutan.

Pembengkakan jaringan

Ketika pasien yang bersangkutan menderita kanker primer maupun sekunder akan terjadi pembengkakan jaringan. Umumnya area persendian terdekat dengan lokasi pembengkakan akan sangat sulit digerakkan.

Kehilangan keseimbangan

Ketika reaksi pembengkakan sudah sangat serius, adakalanya pasien yang bersangkutan akan mengalami pelemahan tulang dan akibat sampingan yang dirasakan adalah hilang keseimbangan.

Mudah lelah dan mengantuk

Makin serius kondisi yang dialami, gejala lain yang ditunjukkan adalah mudah merasa lelah, mengantuk, dan konsentrasi mudah hilang.

Penyebab penyakit Kanker Tulang Belakang

Setelah mempelajari gejalanya, ada banyak Anda juga tahu penyebab kanker tulang belakang. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Genetik

Salah satu penyebab penyakit kanker ini adalah faktor keturunan, dimana faktor genetik tersebut bisa diperparah dengan pola konsumsi makanan yang tidak sehat dan pola hidup yang sembarangan.

Paparan radiasi

Ketika ada seseorang yang pernah mendapatkan pengobatan dengan metode radiasi, hal tersebut akan meningkatkan resiko kerusakan sel tulang belakang yang berakibat pada pertumbuhan sel abnormal (kanker).

Paget disease

Suatu kondisi dimana tulang pasien sangat lemah dan tidak mudah digerakkan. Hal tersebut memicu kurangnya asupan nutrisi di area tertentu dalam tulang belakang dan menyebabkan kanker tulang.

Hernia umbilikalis

Hernia umbikalis adalah penyakit bawaan dimana munculnya tonjolan abnormal pada pusar.

Metode pencegahan penyakit Kanker Tulang Belakang

Agar Anda tidak menderita penyakit ini, ada beberapa metode pencegahan penyakit yang bisa dilakukan, seperti:

a. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat, antioksidan, vitamin, maupun mineral, seperti pisang, blueberry, pepaya, brokoli, dan lainnya. Namun demikian, dalam proses penyajiannya, Anda perlu ingat untuk tidak mengolah menggunakan minyak sama sekali.

b. Melakukan olahraga teratur sekitar 30-45 menit untuk melancarkan aliran darah dan meningkatkan asupan nutrisi ke bagian tulang.

Cara menyembuhkan penyakit Kanker Tulang Belakang

Secara medis, ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit kanker tulang belakang, diantaranya:

Operasi pemotongan dan pengangkatan tulang

Operasi ini dilakukan apabila sel kanker belum menyebar ke bagian lain diluar tulang dan umumnya bagian yang dipotong akan diganti dengan tulang buatan.

Amputasi

Operasi amputasi memiliki resiko yang lebih besar daripada operasi pemotongan karena operasi ini umumnya dilakukan saat sel kanker sudah menyebar.

Radioterapi

Terapi yang dilakukan sebelum dan sesudah operasi untuk mematikan sel kanker dan mencegah gejala kanker muncul kembali.