Apa Itu Kanker Lidah

Kanker lidah termasuk kanker mulut dimana jenis kanker ini tumbuh pada sel-sel lidah, terutama di sel-sel skuamosa di permukaan lidah. Jenis kanker ini dikenal pula dengan istilah karsinoma sel skuamosa. Sebelumnya perlu diketahui, lidah terdiri dari 2 bagian yaitu bagian depan yang terletak di dalam mulut dan bagian pangkal di dekat tenggorokan. Adapun jenis kanker ini bisa tumbuh dan berkembang pada dua bagian lidah tersebut.

kanker-lidah

Bila kanker tumbuh dan berkembang di bagian depan lidah, maka kanker tersebut termasuk kanker mulut. Sedangkan bila kanker tumbuh di pangkal lidah, maka termasuk kanker orofaring.

Gejala Penyakit Kanker Lidah

Gejala yang muncul bisa dibilang cukup signifikan. Adapun gejala pada kanker lidah diantaranya yaitu:

  • sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh
  • muncul bercak merah atau putih, benjolan, atau sariawan
  • rasa sakit ketika menelan
  • muncul rasa kebal di dalam mulut
  • pendarahan pada lidah yang tidak diketahui sebabnya
  • sakit pada telinga

Beberapa gejala di atas bisa jadi disebabkan oleh infeksi atau penyakit lain. Akan tetapi, dianjurkan Anda senantiasa waspada dengan check up ke dokter terpercaya. Apalagi bila gejala di atas berlangsung berhari-hari bahkan 3 minggu. Gejala di atas pun bisa berlangsung lebih berat pada perokok berat dan pengonsumsi minuman keras.

Penyebab Penyakit Kanker Lidah

Penyebab penyakit kanker lidah belum diketahui pasti, namun beberapa faktor berikut diketahui dapat meningkatkan risiko terkena kanker ini:

Pengonsumsian Tembakau

Sebanyak 80% pengguna tembakau diketahui bermasalah dengan kanker orofaring dan kanker mulut, termasuk kanker lidah. Tembakau yang dimaksud mencakup tembakau kunyah atau dalam bentuk rokok. Risiko bergantung dari durasi dan frekuensi pengonsumsian tembakau.

Pengonsumsian Alkohol

Diketahui sebanyak 70% peminum alkohol berat didiagnosis kanker mulut dan kanker lidah. Risiko bisa lebih tinggi bila pengonsumsian alkohol diikuti dengan pengonsumsian tembakau.

HPV

Infeksi virus HPV bisa menyebabkan pertumbuhan jaringan abnormal di dalam mulut dan memicu kanker lidah. Adapun penularan virus ini bisa melalui sentuhan langsung dengan kulit penderita, benda yang terkontaminasi HPV, seks anal, ataupun seks oral.

Iritasi Gigi Palsu

Iritasi gigi palsu dapat menyebabkan iritasi jangka panjang dalam lapisan mulut dan berisiko pada kanker lidah. Bagi Anda yang menggunakan gigi palsu pastikan untuk cek ke dokter gigi secara teratur. Sikat gigi secara rutin, terutama sebelum tidur. Jaga kebersihan mulut dan gigi.

Pencegahan Penyakit Kanker Lidah

Pencegahan bisa dilakukan dengan menghindari faktor penyebab kanker lidah atau dengan melakukan beberapa hal berikut:

Menghindari Rokok

Kandungan di dalam rokok bisa menyebabkan kanker termasuk kanker lidah. Oleh karena itu, bagi perokok aktif sebaiknya mencoba menghindari rokok.

Menghindari Minuman Beralkohol

Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat mengiritasi sel-sel dalam mulut dan meningkatkan risiko kanker lidah.

Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Kandungan vitamin dan antioksidan dalam buah dan sayur dapat membantu menekan risiko kanker mulut termasuk kanker lidah.

Rutin Berkunjung ke Dokter Gigi

Rutin cek ke dokter gigi dapat membantu mencegah kanker lidah. Saat cek minta pula dokter untuk memeriksa seluruh mulut untuk mengantisipasi bila terkena kanker.

Cara Menyembuhkan Kanker Lidah

Pengobatan kanker lidah pada umumnya dilakukan dengan operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Jenis pengobatan dipilih berdasar lokasi, jenis, dan tingkat keparahan kanker. Bila memang kanker belum menyebar luas di luar mulut dan orofaring, maka ada peluang sembuh total.

Operasi

Operasi merupakan jalan pengobatan terbaik untuk menangani kanker lidah ukuran kecil. Cara pengobatan ini bisa dikombinasikan dengan kemoterapi atau radioterapi. Sedangkan operasi pengangkatan atau glosektomi dilakukan bila kanker sudah membesar dan menjalar di seluruh lidah. Setelah glosektomi penderita harus menjalani rekonstruksi untuk mengganti lidah yang diangkat.

Radioterapi dan Kemoterapi

Kedua cara ini dapat dilakukan utuk pengobatan kanker. Hanya saja kedua cara ini memiliki efek samping seperti kelelahan, mulut kering, rasa nyeri pada mulut, mual, dan sariawan yang dialami penderita kanker lidah.