Anda patut berhati-hati dengan nyamuk. Pasalnya, nyamuk tertentu bisa menyebabkan penyakit serius. Salah satunya adalah penyakit Chikungnya. Jika tidak ditangani secara benar, maka penyakit ini bisa membahayakan penderitanya. Sebenarnya apa itu Chikungunya dan bagaimana cara pencegahan dan pengobatannya? Berikut ini penjelasannya.

chikungunya

Apa itu Penyakit Chikungunya

Sebelum mengetahui gejala dan pengobatannya, Anda perlu tahu apa itu Chikungunya. Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus Chikungunya disebarkan oleh nyamuk yang masuk dalam keluarga Togaviridae, genus Alphavirus. Virus Chikungunya sendiri pertama ditularkan di Afrika Timur pada tahun 1952. Penyebaran virus chikungunya sendiri dilakukan langsung oleh nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus tersebut. Jika nyamuk dengan virus chikungunya menggigit manusia, maka manusia tersebut akan terserang penyakit chikungunya. Virus tersebut akan membelah di aliran darah manusia hingga seseorang tersebut menderita penyakit chikungunya. Proses penularannya bisa terjadi saat ada nyamuk yang tidak membawa virus chikungunya namun setelah itu menggigit seseorang yang sedang menderita penyakit chikungunya. Perlu Anda ketahui bahwa penyakit chikungunya bukanlah penyakit menular karena seseorang yang terkena penyakit ini tidak akan menularkan virusnya secara langsung saat berdekatan. Penyakit chikungunya akan menular saat banyak nyamuk dan berada di sekitar orang yang terkena penyakit ini. Selain itu, beberapa kasus menunjukkan bahwa penyakit chikungunya menular karena transfusi darah atau dari ibu ke bayi dalam kandungannya.

Gejala Umum Penyakit Chikungunya

Lalu, apa saja gejala yang muncul saat Anda terserang penyakit chikungunya? Ada beberapa gejala umum yang harus diwaspadai sebagai penyakit chikungunya. Jika Anda terserang beberapa gejala tersebut, ada baiknya segera ke dokter untuk memastikan yang Anda derita. Gejala penyakit chikungunya antara lain demam, berkeringat, dan nyeri sendi. Selain itu, penderita penyakit chikungunya juga akan menderita sakit kepala, nyeri pada otot-otot tubuh, dan keluar bintik-bintik merah pada kulit. Ada kemungkinan jika penderita juga akan mengalami gangguan mata dan menderita rasa nyeri pada hati, liver, otak, kulit, ginjal, hingga saraf. Biasanya, gejala ini akan muncul 3 hari hingga 7 hari setelah Anda digigit nyamuk yang membawa virus chikungunya. Gejala bisa bervariasi bahkan bisa jadi penderita mengalami komplikasi khususnya untuk penderita yang sudah berumur lebih dari 65 tahun. Jika tidak ditangani dengan baik, maka gejala akan terus memburuk dan bisa berakibat fatal seperti kematian. Tentu saja, bukan berarti jika Anda menderita gejala-gejala tersebut maka Anda dikatakan terserang penyakit chikungunya. Cara paling efektif adalah dengan mengunjungi dokter. Setelah itu, dokter akan melakukan tes darah untuk memastikan jenis penyakit apa yang Anda derita termasuk menentukan cara mengatasinya.

Cara Mengatasi Penyakit Chikungunya

Anda harus tetap tenang jika ternyata didiagnosa menderita penyakit chikungunya. Setelah itu, lakukan beberapa hal untuk mencegah penyakit chikungunya semakin parah. Misalnya, Anda harus beristirahat yang cukup dan banyak meminum air putih. Biasanya, dokter akan memberikan obat untuk menurunkan demam dan nyeri yang Anda derita. Setelah itu, Anda harus menjaga kesehatan agar sistem imun tetap terjaga sehingga Anda tidak mudah terserang virus termasuk virus chikungunya.

Pencegahan Penyebaran Virus Chikungunya

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, Anda pun bisa melakukan pencegahan agar tidak sampai terserang penyakit chikungunya. Cara pertama untuk mencegah penyebaran virus chikungunya adalah dengan membersihkan seluruh bagian rumah termasuk jika ada genangan air di sekitar tempat tinggal. Genangan air sangat disukai oleh nyamuk sebagai tempat untuk bertelur. Selain itu, ada baiknya menggunakan pelindung seperti celana panjang atau baju lengan panjang saat tidur agar terhindar dari gigitan nyamuk. Jika perlu oleskan pula krim anti nyamuk. Hal ini juga harus Anda lakukan jika sudah didiagnosa menderita penyakit chikungunya agar tidak digigit nyamuk dan menularkan virus ini ke anggota keluarga lainnya.

Kini Anda mengetahui apa itu chikungunya termasuk bagaimana cara mencegah dan mengobatinya. Semoga setelah mengetahui informasi ini, Anda bisa menghindari penyakit chikungunya dan tetap sehat. Kalaupun kondisi sedang tidak sehat, Anda bisa segera mengunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan perawatan sehingga penyakit chikungunya yang Anda derita tidak semakin parah. Jika Anda dan keluarga sehat, maka semua aktivitas bisa dilakukan dengan maksimal.