Bayi dengan kelahiran sungsang seakan menjadi momok bagi ibu hamil. Posisi bayi yang sungsang biasanya masih bertahan ketika memasuki trimester akhir kehamilan. Menurut ahli medis, bayi sungsang adalah bayi yang kepalanya berada di bagian atas rahim. Posisi sungsang jelas tidak dianjurkan dalam persalinan nanti dikarenakan kaki bayi pertama kali yang keluar dibandingkan kepala. Bayi dalam keadaan sungsang yang dialami oleh ibu hamil dapat disebut sebagai kondisi wajar. Data yang dilakukan oleh peneliti bernama dokter Stoppard, beliau menyatakan sebanyak seratus bayi, hanya empat bayi yang mengalami sungsang. Tidak hanya itu, penelitian yang dilakukan di Wales dan Inggris juga menyatakan sebanyak 3,5% dari 670.000 bayi, para ibu melahirkan dalam keadaan sungsang. Namun, bayi dalam keadaan sungsang bukan berarti harus didiamkan begitu saja. Lalu bagaimana mengetahui posisi bayi sungsang atau tidak? Dunia kedokteran menyarankan bagi para ibu hamil untuk rutin melakukan diagnosis USG.

Pengobatan Moxa Terapi untuk Ibu dengan Kehamilan Sungsang

Apakah Anda termasuk yang mengalami kehamilan sungsang? Kehamilan sungsang dapatdiobati dengan melakukan terapi. Terapi ini merupakan terapi yang berasal dari Cina yaitu, Moxa Terapi. Moxa terapi dijalani dengan terapi akupunktur. Terapi ini memberikan energi panas pada bagian panggul dan kandung kemih. Berdasarkan ilmu kedokteran, maxo terapi membuat sirkulasi meningkat pada organ rahim, calon bayi berada. Kemudian moxa terapi memberikan rangsangan pada kelenjar adrenal. Hormon dari kelenjar adrenal diproduksi untuk perkembangan otot pada organ rahim. Di situlah pada akhirnya diharapkan si calon bayi dapat aktif sehingga mengubah posisinya menjadi tidak sungsang. Untuk menjalani pengobatan moxa terapi, Anda perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan. Dan hendaknya memilih moxa terapi yang dapat dipercaya dan telah memperoleh izin membuka praktek moxa terapi tersebut.

Pencegahan Bayi Sungsang

Dokter ahli kandungan bernama dokter Riyani telah menulis buku terkait bayi sungsang. Beliau menjelaskan pencegahan yang harus dilakukan oleh ibu hamil agar tidak mengalami kelahiran sungsang. Berikut ini adalah beberapa cara mencegah kehamilan Anda lahir secara sungsang.

Rajin Melakukan Senam Kehamilan

Meskipun sedang hamil, bukan berarti badan menjadi malas untuk digerakkan. Semakin malas Anda menggerakkan badan, semakin besar risiko bayi Anda dalam keadaan sungsang. Lakukan olahraga seperti senam kehamilan yang dapat mempengaruhi otot di perut relaksasi. Sehingga calon bayi dapat berpindah posisi sehingga tidak menjadi sungsang. Senam kehamilan tidak perlu dilakukan dengan ekstra tenaga. Lakukan saja dengan santai dalam waktu sepuluh menit, sehari cukup dua kali.

Mendengarkan Musik Berirama Lembut

Bagi Anda yang hobi mendengarkan musik, maka tetaplah lakukan ketika sedang hamil. Dengarkanlah musik berirama lembut melalui headphone. Atur dengan volume pelan dan tempelkan headphone pada bagian jalan kelahiran. Sehingga kepala bayi yang tadinya pada posisi atas, akan bergerak dengan pasti mendekati jalan lahir.

Pijatan secara Lembut pada Area Perut

Kehamilan sungsang dapat dicegah dengan pijatan yang lembut. Pijatan pada area perut dengan mengarah pada arah jarum jam tentu mudah dilakukan. Dengan melakukan pijatan seperti itu secara teratur, harapannya adalah bayi akan dirangsang menuju posisi kepala mendekati jalan lahir.

Tenangkan Pikiran

Ketika Anda mengalami kehamilan sungsang, tidak perlu stress. Tenangkan saja pikiran Anda dan nikmati kehamilan tersebut. Semakin tenang dan rileks pikiran Anda, merangsang bayi di dalam kandungan juga merasa tenang. Sehingga bayi dapat merasakan efek postif dari calon ibunya dan dapat bergerak normal dan tidak sungsang.

Tipe Persalinan Bayi dalam Keadaan Sungsang

Secara umum, bayi keadaan sungsang dapat dilahirkan dengan tiga pilihan berikut ini. Menurut dokter Karno Suprapto, dokter kandungan yang bekerja di Rumah Sakit Pondok Indah, kota Jakarta Selatan, tipe persalinan pada bayi sungsang yaitu, normal, caesar, dan prematur. Dari ketiga tipe tersebut, persalinan secara caesar lebih aman dilakukan. Mengingat bayi dilahirkan dengan posisi kaki terlebih dahulu baru bagian kepala. Dengan kata lain, persalinan secara caesar pada bayi sungsang lebih memungkinkan bayi sungsang lahir dengan selamat. Jadi, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu persalinan Anda kepada dokter kandungan.